Penggunaan desain dalam aktivitas microblogging di Instagram dapat memberi variasi pada konten Anda. Apalagi jika hal ini dilakukan maka bisa membuat pengguna Instagram lainnya tertarik dengan konten yang Anda buat. Dampak positif berikutnya yang bisa Anda dapatkan adalah terjadi peningkatan engagement pada Instagram Anda. Bagaimana cara melakukannya? Berikut 5 cara tingkatkan engagement Instagram dengan desain mikroblog. 

 

Apa Itu Microblog?

Mikroblog merupakan pembuatan suatu konten yang di dalamnya berisi informasi secara singkat dengan topik tertentu. Konten tersebut bisa Anda isi dengan tulisan di blog, namun dikemas dalam bentuk yang lebih simple, ulasan pendek, disertai desain yang menarik.  Adanya fitur yang disediakan oleh Instagram sebenarnya sudah mampu mendukung Anda dalam memaksimalkan konten yang dibuat, seperti tersedianya fitur carousel, yang memungkinkan Anda mengunggah sejumlah foto dalam sekali unggah. Fitur ini membuat konten mikroblog Anda bisa dibaca dalam sekali waktu dengan menggeser foto dari serangkaian konten tersebut, atau yang biasa dikenal dengan swipe.

 

 

Dengan adanya aktivitas berupa microblogging, Anda bisa jadi lebih kreatif dalam menciptakan konten-konten yang bermanfaat dan informatif. Tidak hanya itu, hal ini juga menjadi tempat baru bagi pengguna Instagram lain untuk mendapatkan inspirasi sekaligus informasi dengan tampilan yang berbeda, lebih unik, dan pastinya lebih menarik.

 

Cara Tingkatkan Engagement Instagram dengan Desain Mikroblog

Untuk bisa meningkatkan engagement atau interaksi di Instagram dengan menggunakan desain mikroblog, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan, termasuk mempertimbangkan secara matang ide konten yang hendak dibuat agar bisa menjangkau lebih banyak pengguna Instagram, sekaligus bisa meningkatkan ketertarikan dan interaksi di antara mereka dengan akun Instagram Anda. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

 

  1. Lakukan Pengkonsepan Mikroblog

Sebelum membuatnya, Anda bisa mengkonsep terlebih dahulu konten mikroblog, mulai dari pemilihan font, warna, dan gambar seperti apa yang akan digunakan, sehingga bisa membuat orang tertarik saat melihatnya. Perpaduan dari ketiganya sangatlah penting dan harus seimbang agar tetap nyaman ketika dibaca.

 

 

  1. Memastikan Konten Bermanfaat dan Menarik

Di dalam membuat konten mikroblog, Anda perlu memastikan agar konten benar-benar bermanfaat dan menarik. Bukan hanya itu, informasi yang disajikan juga bisa memberikan pengetahuan baru bagi audiens sehingga di kemudian hari mereka akan menjadikan akun Instagram Anda sebagai sumber referensi berbagai hal baru yang ingin mereka ketahui. 

 

Bahkan jika menurut mereka konten mikroblog yang Anda sajikan bermanfaat dan menarik, mereka akan dengan senang hati membagikannya kepada pengguna Instagram lain yang jadi followers mereka. Konten mikroblog yang bermanfaat dan menarik bisa dibuat dalam bentuk tips dan trik, how to, panduan tentang sesuatu, pengetahuan terkait suatu hal, dan sebagainya. Jangan lupa, uraikan semuanya dalam bahasa yang santai dan sederhana. 

 

  1. Memberikan Pertanyaan

Setelah melakukan pengkonsepan atau membuat draft, selanjutnya Anda perlu memikirkan cara agar audiens atau followers Anda bisa memberikan respons pada konten yang sudah dibuat. Hal ini bisa Anda lakukan dengan menyematkan pertanyaan di akhir konten atau dengan memberikan pilihan jawaban dari pertanyaan tersebut di bagian akhir image, dan bisa pula disertakan pada caption. Mengajukan pertanyaan yang memancing interaksi seperti sangat ampuh untuk mengundang audiens memberikan respons.

 

 

  1. Memilih Aplikasi untuk Membuat MikroBlog

Dalam pembuatan konten mikroblog di Instagram, Anda bisa menggunakan beberapa pilihan aplikasi pendukung untuk desain, seperti: Canva, Adobe Photoshop, PicsArt, Phonto, PixelLab, bahkan bisa juga menggunakan Powerpoint. Anda dapat mencoba satu persatu setiap aplikasi tersebut, baru kemudian menentukan aplikasi mana yang paling nyaman untuk Anda gunakan, support dengan perangkat, serta memiliki fitur yang Anda butuhkan untuk menciptakan konten mikroblog. Selanjutnya, silakan berkreasi menciptakan konten mikroblog Anda.

 

  1. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami

Dalam menuliskan konten mikroblog, Anda bisa menggunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami. Tidak hanya itu, sesuaikan gaya bahasa dengan usia pengguna Instagram yang akan Anda jadikan sasaran atau target audiens. Misalnya, ingin menyampaikan konten yang berkaitan dengan anak muda, maka Anda perlu menyesuaikan gaya bahasa yang seolah-olah Anda sedang berbicara dengan mereka. Hal ini akan membuat nyaman pengguna Instagram dalam membacanya dan tidak merasa bosan dengan konten mikroblog Anda. 

 

Instagram bisa digunakan tidak hanya untuk media dalam membagikan foto, video, dan hiburan saja, melainkan Anda bisa lebih berkreasi dengan memanfaatkan pembuatan konten mikroblog yang sangat efektif untuk meningkatkan engagement. Dengan catatan, konten mikroblog Anda harus dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pengguna Instagram lainnya melalui tampilan yang unik dan desain yang menarik. Semoga artikel ini bermanfaat.