Walaupun media sosial mudah untuk digunakan, tapi pada kenyataannya tak semua orang bisa membuat caption atau deskripsi yang mengundang ketertarikan audiens untuk berinteraksi. Padahal, caption menjadi faktor penting dalam menentukan, apakah konten yang Anda buat memiliki daya tarik hingga bisa meningkatkan brand awareness bisnis atau personal branding diri Anda.

 

Ini sejalan dengan tujuan penggunaan media sosial sebagai salah satu media promosi online yang memang berpeluang besar untuk mendapatkan berbagai keuntungan. Dengan memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan brand atau produk bisnis, jangkauan pasar yang bisa Anda dapatkan jadi lebih luas. Hanya saja, diperlukan berbagai upaya, termasuk salah satunya adalah pembuatan caption yang dapat menarik perhatian banyak orang. 

 

Di era digital business dan pemasaran digital saat ini, Anda bisa menggunakan layanan pembuatan caption dari social media agency. Sebab, layanan yang mereka tawarkan bertujuan untuk membantu mengoptimasi media sosial para pelaku bisnis, termasuk bisa memberi masukan pula bagi Anda yang ingin membuat caption dengan menerapkan storytelling atau teknik copywriting.

 

 

Namun, jika Anda ingin mencoba membuat caption sendiri, kali ini Redcomm akan berbagi hal-hal yang sebaiknya perlu diperhatikan dalam membuat caption di media sosial. 

 

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membuat Caption di Media Sosial

  1. Bubuhkan Kalimat yang Mendorong Percakapan

Cobalah membuat caption media sosial yang mendorong lahirnya interaksi dan percakapan, baik antara Anda sebagai brand dengan para pengikut atau bisa pula percakapan antara para pengikut Anda. 

 

Contoh: Anda membuat caption tentang bagaimana Anda sangat menyukai kopi. Caption seperti ini tentu tidak memancing interaksi. Lain halnya kalau di dalam caption, selain bercerita tentang kesukaan Anda pada kopi, Anda juga mengajukan pertanyaan, kopi seperti apa yang disukai audiens? Otomatis audiens yang melihat tampilan caption tersebut bisa jadi ikut memberikan pendapat mereka.

 

Contoh caption: "Kopi susu ini menjadi favorit untuk menemani saya bekerja, kalau kopi favoritmu apa? Tulis di kolom komentar, ya."

 

Ingat, pertanyaan terbuka biasanya memicu lebih banyak percakapan daripada pertanyaan umum dengan pilihan jawaban "ya" atau "tidak."

 

  1. Sertakan Ajakan Bertindak Call To Action (CTA)

Menyertakan call to action (CTA) dapat menjadi cara hebat lainnya untuk membuat caption media sosial Anda lebih menarik sekaligus mengundang tindakan. Seperti yang dilakukan social media agency, mereka akan membuat merek Anda memiliki tujuan untuk berada di media sosial dan caption yang ditulis harus mencerminkan tujuan itu.

 

Pastikan pesan Anda mudah dipahami dan jelas terhadap apa yang Anda ingin audiens lakukan. Sertakan link atau pertimbangkan untuk membuat postingan iklan berbayar yang akan menyertakan tombol ajakan untuk melakukan konversi secara tidak langsung. Misalnya, Anda dapat meminta audiens mengunjungi website saat ada penawaran diskon produk atau menjawab pertanyaan Anda di salah satu postingan.

 

Tapi ingat, tidak semua caption membutuhkan CTA. Sebab, meminta orang lain untuk melakukan sesuatu terlalu sering dapat menyebabkan Anda kehilangan sebagian dari audiens Anda. Lakukanlah variasi konsep caption yang sesuai dengan foto atau video postingan Anda.

 

 

  1. Tunjukkan Personal Branding

Tata cara penulisan caption di media sosial jangan disamakan dengan penulisan pers rilis ataupun laporan penelitian sebab akan terasa membosankan dan kaku, juga tidak sesuai dengan fungsi media sosial yang lebih mengedepankan seni hiburan dan storytelling

 

Orang-orang menggunakan media sosial untuk mencari hiburan, mempelajari hal-hal baru, dan terhubung dengan orang lain, termasuk merek seperti milik Anda. Jika caption terlalu resmi dan kaku, kemungkinan orang jadi susah tertarik. Lebih bagus lagi kalau caption dibuat dengan mengedepankan ciri khas branding bisnis atau personal yang Anda bangun. 

 

  1. Gunakan Hashtag dan Emoji dengan Tepat

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan di media sosial yang tidak dapat Anda lakukan di platform lain, misalnya dalam hal penggunaan hashtag dan emoji. Penggunaan dua fitur ini dapat membuat caption Anda menjadi lebih baik.

 

Emoji melengkapi caption Anda jadi lebih berkarakter dan menyenangkan. Meski begitu tetap berhati-hati agar tidak menggunakannya secara berlebihan. Gunakan hanya satu emoji dalam satu postingan saja jauh lebih baik dibandingkan kalau Anda memenuhi postingan itu dengan emoji terlalu banyak.

 

Sementara, hashtag bisa jadi alat yang hebat untuk memperkenalkan merek Anda dalam jangkauan yang lebih luas. Jika Anda mengunggah suatu topik atau acara yang sedang tren, gunakan hashtag popular untuk mendapatkan lebih banyak perhatian pada postingan Anda. Juga, pertimbangkan untuk membuat hashtag Anda sendiri untuk social media campaign yang lebih tepat sasaran.

 

 

Bagaimana? Sudah siap membuat sendiri caption untuk memperkenalkan produk atau brand Anda? Jika Anda masih tak yakin, dan ingin fokus pada pengoptimalan bagian lain dari bisnis, Anda bisa mempercayakan masalah pembuatan caption dan optimalisasi media sosial bisnis Anda pada social media agency yang terpercaya.