Pernah melihat toko offline yang sangat lengkap, tapi kurang laris? Itu bisa terjadi karena lokasinya yang kurang strategis dan tidak dibarengi dengan promosi yang bagus. Begitu pula dengan bisnis online yang tidak dibarengi dengan marketing campaign yang mumpuni. Sebagus apapun konten yang dibuat, selengkap apapun produk yang ditawarkan, tanpa kampanye yang tepat, maka semua sia-sia.

 

Padahal, untuk mempromosikan bisnis dan mengupayakan terjadinya peningkatan penjualan, ada banyak sekali online advertising yang bisa Anda pilih. Salah satu online advertising yang direkomendasikan adalah Google ads, yang di dalamnya terdapat dua bentuk iklan, yakni Search Engine Marketing (SEM) dan Google Display Network (GDN).

 

Tujuan dari keduanya, sama, yaitu meningkatkan traffic sebagai upaya promosi untuk meningkatkan penjualan produk barang dan jasa. Agar bisa memaksimalkan penerapannya dalam campaign bisnis Anda, pahami terlebih dahulu mengenai marketing campaign SEM dan GDN ini. 

 

Search Engine Marketing (SEM)

Search Engine Marketing (SEM) adalah upaya memasarkan situs melalui mesin pencari dengan cara menawarkan layanan yang tersedia dalam web bisnis menggunakan kata kunci yang banyak dicari calon pelanggan.

 

Untuk itu, Anda sebagai pemilik web perlu memilih kata kunci yang mewakili produk maupun layanan bisnis, dan banyak dicari oleh pengguna internet, baik melalui media sosial maupun website. Apabila Anda menerapkannya dengan benar, maka bisnis yang Anda miliki bisa berkembang pesat. Sebab, iklan tersebut bisa dikatakan mampu menjangkau target market yang telah ditetapkan dan meraih orang-orang yang memiliki sudah memiliki minat dan melakukan pencarian menggunakan kata kunci tersebut. 

 

Jika bingung dan masih belum paham dalam penerapannya, Anda bisa mencari tahu lebih banyak dengan menghubungi Redcomm atau bisa pula bekerja sama dengan jasa digital agency dari top 10 advertising agencies di Indonesia dan internet marketing strategies yang sudah berpengalaman dalam mengelola campaign search engine marketing dan online marketing campaign.

 

 

Google Display Network (GDN)

Google Display Network (GDN) adalah jaringan website yang menjalin partnership dengan Google dan disebut sebagai publisher Google. Contohnya, seperti Republika, Kompas, Detik, dan sebagainya. 

 

Tak hanya situs berita saja, sebab situs web feeds dan situs online games juga ada. Melalui jaringan yang kuat ini, sangat memungkinkan jika iklan yang Anda buat bisa tampil di 90% pengguna internet yang telah ditargetkan. Adanya GDN, juga memungkinkan Anda untuk menjangkau para pelanggan dengan pengaturan tempat dan waktu yang tepat.

 

Jenis-Jenis Marketing Campaign Google Ads

Supaya bisa mendapatkan manfaat dari kedua jenis campaign Google ads tersebut, maka lebih baik jika Anda mengenal jenis-jenis campaign yang ada. Lalu, apa saja jenis campaign yang tersedia dalam SEM dan GDN? Berkut penjelasannya.

 

  1. Search Network with Display Select

Bagi Anda yang masih baru menggunakan iklan Google, sangat disarankan untuk menggunakan tipe kampanye yang satu ini. Memanfaatkan iklan teks dengan keyword yang ditargetkan, kemudian akan ditampilkan dalam pencarian Google. Bukan cuma mencakup teks saja, namun juga multimedia, video, serta gambar.

 

  1. Search Network Only

Jika Anda menggunakan kampanye jenis search network only, iklan akan ditampilkan dengan posisi di sebelah hasil penelusuran. Jadi, cara kerjanya dengan mencocokkan halaman hasil penelusuran dengan frasa atau istilah yang sedang ditelusuri oleh seseorang.

 

Adapun manfaat yang didapat dari menggunakan tipe kampanye yang ini adalah Anda bisa mengelola iklan dengan mudah dan cepat, serta dapat menjangkau lebih banyak calon pelanggan lewat pencarian mereka di mesin pencari Google.

 

 

  1. Display Network Only

Untuk kampanye jenis display network only, sangat memungkinkan iklan yang dibuat akan tampil pada Google Display Network, yang bukan hanya memiliki satu lokasi penempatan saja, namun pada jutaan penempatan dalam jaringan media partner Google. 

 

Cara kerja dari kampanye ini adalah mencocokkan situs dengan penempatan iklan yang Anda buat. Oleh sebab itu, pastikan dalam pemilihan keyword tidak hanya sesuai dengan bisnis Anda, tapi juga berkaitan dengan konten yang ada di dalam website bisnis.

 

Memahami minat pengguna yang menjelajahi website juga bisa menjadi pertimbangan saat memilih keyword agar bisa memenangkan posisi di mesin pencari. Manfaat yang akan didapatkan, Anda bisa menunjukkan semua layanan dan produk bisnis dalam bentuk gambar statis atau dalam bentuk iklan animasi (.gif dan flash).

 

  1. Video

Jenis kampanye yang satu ini menggunakan media video, baik yang tayang secara mandiri maupun yang muncul di dalam konten streaming video yang ditayangkan melalui YouTube atau dalam semua Google Display Network.

 

Jika menggunakan kampanye ini, akan sangat memungkinkan Anda untuk bisa menjangkau lebih banyak orang dari situs Anda, maupun dari orang-orang yang melihat video dalam salah satu konten YouTube, kemudian akan mengarah pada situs bisnis Anda.

 

  1. Shopping

Pemilik toko maupun ritel, cocok menggunakan jenis kampanye ini, serta bisa pula digunakan untuk mempromosikan bisnis. Tidak hanya itu saja, sebab jenis kampanye ini bisa meningkatkan traffic ke situs bisnis Anda, atau ke toko online milik Anda. Dengan memaksimalkan penggunaan jenis kampanye shopping, iklan Anda bisa muncul pada mesin pencari Google dan para calon pelanggan pun akan melihat produk maupun layanan yang ditawarkan serta melakukan pembelian.

 

 

  1. Aplikasi Universal

Jenis kampanye aplikasi universal akan digunakan oleh para kreator aplikasi Android maupun iOS. Mereka memanfaatkan kampanye ini untuk mempromosikan aplikasi mereka dalam berbagai properti unggulan Google. Contohnya, dalam penelusuran Google, YouTube, Google Display Network, dan Google Play.

 

Setelah membaca macam-macam tipe kampanye dalam GDN dan SEM, maka sekarang Anda bisa memutuskan tipe kampanye mana yang paling sesuai dengan kebutuhan usaha Anda. Sesuaikan pula dengan goals yang ingin dicapai, sehingga bisa membuat riset yang jelas. Kumpulkan data-data yang dibutuhkan, dan buatlah strategi yang paling tepat supaya kampanye tersebut lebih efektif untuk perkembangan bisnis Anda.