Sebagian besar pebisnis, termasuk Anda, pasti sudah akrab dengan yang namanya pengoptimalan mesin telusur atau search engine optimization (SEO). Dengan memanfaatkan jangkauan mesin pencari, seperti Google, Yahoo, Bing, Anda memiliki kemungkinan untuk mendorong kegiatan pemasaran produk menjadi lebih aktif. Tapi tahukah Anda bahwa mengoptimalkan media sosial bisnis Anda bisa membuat pelanggan semakin mengenal produk Anda?

 

Apa yang Harus Dilakukan untuk Mengoptimalkan Media Sosial Bisnis Anda?

Media sosial tumbuh sebagai platform teratas dengan jumlah pengguna yang sangat banyak sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Itu sebabnya, penerapan digital marketing secara tepat perlu dilakukan agar strategi yang diterapkan bisa sesuai sasaran. Salah satu strategi yang saat ini dipercaya bisa memaksimalkan jangkauan pemasaran online adalah menggunakan social media optimization (SMO).

 

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar media sosial bisnis Anda memberi hasil optimal dan membuat produk Anda semakin dikenal. 

 

 

  1. Membuat Rencana

Secara umum media sosial mudah digunakan dan Anda bisa memulai dengan membuat postingan organik sesuai dengan produk dan jasa yang hendak Anda tawarkan. Anda tinggal membuat konten-konten yang sesuai dengan media sosial yang mau digunakan. Masalahnya, membuat konten dan melakukan postingan di media sosial tidak bisa dilakukan sembarangan dan sesuka hati. 

 

Anda perlu melakukan perencanaan dengan baik dan melakukan posting secara terjadwal. Menggunakan metode SMART akan sangat membantu Anda menetapkan tujuan dari digital marketing yang Anda lakukan. SMART di sini berarti Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Timely. Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai metode SMART, Anda bisa temukan di artikel lain di bagian Digital Agency Knowledge di website ini. 

 

  1. Tentukan Platform Media Sosial yang Tepat

Melalui media sosial, Anda dapat terhubung dengan pelanggan dan membangun interaksi dengan mereka. Di saat yang sama, Anda dapat sekaligus memperkenalkan produk, jasa, juga brand yang Anda usung. Namun agar konten Anda bisa menjangkau target audiens sesuai yang telah direncanakan, Anda perlu memilih platform media sosial yang mau digunakan, yang sesuai dengan tujuan pemasaran bisnis Anda. 

 

Alasan kenapa Anda perlu menetapkan platform yang mau digunakan, karena tidak semua orang bisa online melalui platform berbeda secara bersamaan dalam satu waktu. Anda harus memiliki data mengenai aktivitas pengguna untuk tiap-tiap platform dan bagaimana konten yang Anda buat mampu menjangkau mereka. 

 

Pada umumnya, semua channel media sosial sangat berpotensi untuk mengelola bisnis, tetapi Anda perlu memilih yang paling sesuai dengan brand dan produk Anda. Contoh, produk Anda adalah makanan bayi. Bisa saja Anda melakukan promosi di platform TikTok, namun faktanya keterjangkauan yang bagus untuk mempromosikan produk ini adalah di Instagram dengan target audiens ibu-ibu muda. 

 

 

  1. Mengenali Audiens

Salah satu alasan menggunakan media sosial untuk bisnis, Anda dapat meraih micro-target audiens Anda. Namun hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengenali siapa audiens Anda. Bahasan ini sebenarnya masih berhubungan dengan poin dua di artikel ini. Produk tertentu cocok untuk audiens tertentu pula, dan otomatis pemasaran juga perlu dilakukan di media sosial yang cocok untuk keduanya agar promosi berjalan optimal. 

 

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan analisis mengenai data audiens yang sudah Anda miliki saat ini. Lakukan kompilasi audiens antara satu platform media sosial dengan media sosial lainnya. Lihat mana media sosial yang berhasil menjaring lebih banyak audiens yang akhirnya jadi pelanggan Anda. Fokuslah pada media sosial tersebut dan kembangkan jaringan yang semakin luas di media sosial yang sudah terbukti mampu mengangkat brand dan produk Anda. 

 

  1. Perluas Jangkauan Audiens

Setelah Anda memiliki gambaran yang jelas tentang siapa audiens Anda, selanjutnya Anda perlu meninjau kembali perencanaan promosi di media sosial Anda. Buatlah secara terperinci konten seperti apa yang sebaiknya diangkat, pesan apa yang ingin disampaikan, dan bagaimana produk Anda bisa menjadi solusi untuk kebutuhan audiens. Kalau perlu, buat rencana untuk jangka waktu satu tahun, sehingga dalam proses penerapannya Anda tinggal mengembangkan dan mewujudkan rencana tersebut menjadi kenyataan. Tujuan dari perencanaan yang seperti ini adalah untuk memperluas jangkauan audiens Anda. 

 

  1. Membangun Hubungan yang Solid

Sama seperti membangun hubungan yang baik antar manusia, membangun hubungan baik antara brand dengan pelanggan pun perlu dilakukan. Hubungan yang baik akan memungkinkan Anda melakukan promosi dengan lebih masif, sekaligus mendapatkan respons dalam bentuk transaksi pembelian. Jika beruntung, Anda juga akan mendapatkan rekomendasi dan promosi gratis dari pelanggan setia Anda. 

 

Analoginya, ketika Anda ingin membeli suatu produk, namun masih ragu dengan informasi detail mengenai produk tersebut. Agar lebih yakin, Anda pasti meminta saran dari kenalan atau orang terdekat Anda yang kebetulan pernah menggunakan produk tersebut. Anda pasti lebih percaya diri untuk menggunakan produk yang sudah direferensikan dan dicoba sendiri oleh seseorang yang Anda kenal. 

 

Pelanggan juga mengalami hal yang sama seperti yang Anda alami dalam analogi di atas. Artinya, ketika pelanggan ragu hendak membeli suatu produk, dia pasti akan bertanya dulu. Rekomendasi yang didapatkannya itulah yang kemudian meyakinkannya untuk membeli produk. Fakta ini seharusnya membuka mata Anda, bahwa hubungan yang solid dengan pelanggan memungkinkan mereka mau merekomendasikan produk Anda kepada teman-teman mereka tanpa perlu Anda minta. 

 

Cara membangun hubungan yang solid bisa dilakukan dengan membuat konten-konten organik dengan storytelling yang tepat, serta mampu mengangkat kehidupan sehari-hari yang banyak dialami orang. Ini salah satu cara terbaik untuk mendorong audiens ikut berinteraksi dengan konten Anda. Lalu jangan lupa, Anda pun harus secara aktif membalas setiap respons yang datang dari audiens, entah dalam bentuk menjawab komentar di media sosial, memberi like, atau membagikan ulang konten review yang dibuat pelanggan.

 

 

  1. Membagikan Visual yang Menarik

Konten visual yang kuat di media sosial dapat memberi orang alasan untuk mengikuti, menyukai, berkomentar, dan akhirnya membeli produk Anda. Instagram dan Pinterest khususnya, adalah jaringan sosial pertama yang menampilkan  visual. 

 

Setiap bisnis dapat menceritakan kisahnya melalui foto dan video. Mungkin Anda dapat menampilkan budaya perusahaan Anda dengan berbagai foto mengenai apa yang terjadi di dalam kantor Anda. Gunakan foto pelanggan untuk menyoroti bagaimana mereka menggunakan layanan atau produk Anda. Jika membutuhkan foto yang berkualitas bagus, Anda bisa menggunakan fotografer profesional atau menggunakan stok foto gratis yang tersebar di internet.  

 

Sementara kalau Anda membutuhkan jasa profesional agar bisa mengoptimalkan media sosial bisnis, Anda bisa menghubungi salah satu social media agency di Indonesia seperti REDCOMM yang memiliki layanan lengkap terkait online marketing campaign, social media and digital marketing, branding companies, social media marketing, dan sebagainya.